Kamis, 24 September 2020

439 Pondok Pesantren di Kabupaten Pandeglang Terima Bantuan Daring

Pandeglang (Humas) – Di tengah berbagai kendala pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Corona, pengelola pondok pesantren boleh sedikit lega dengan akan diterimanya Bantuan Pembelajaran Daring (BPD) Pesantren pada Masa Pandemi COVID-19 dari Kementerian Agama RI.

Di Kabupaten Pandeglang, sebelum menerima bantuan para pengelola pondok terlebih dahulu diberi pembinaan, Jum’at (11/09/2020) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang. Pembinaan dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Banten H. Encep Safrudin Muhyi, Kepala Kemenag Pandeglang H. Endang yang didampingi Kasubbag TU H. Asep Mulyadi dan Kasi PD Pontren H. Agus Salim.

Dalam sambutannya Kepala Kemenag Kabupaten Pandeglang H. Endang menyambut baik program bantuan yang digulirkan Kemenag pusat tersebut. “Saya berharap bantuan ini tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Untuk itu, kelola secara benar sesuai pedoman yang ada,” ujar H. Endang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Banten H. Encep Safrudin Muhyi, menjelaskan baru 75 persen pondok pesantren yang menerima bantuan ini. Masing-masing pondok, jelas H. Encep, akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp. 15 juta melalui rekening Bank BNI 46.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, jumlah pondok pesantren penerima bantuan tersebut di Kabupaten Pandeglang sebanyak 439 pondok.

Untuk mencairkan bantuan tersebut, pengelola pondok harus datang ke Bank BNI 46 dengan membawa KTP, SK pengurus lembaga, izin operasional lembaga, NPWP lembaga, stempel pondok, surat pemberitahuan bantuan dari Kemenag RI dan materai 6.000.

Dalam juknis yang dikeluarkan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, bantuan digulirkan untuk memberikan dukungan dan stimulan guna meringankan beban pesantren menghadapi dampak Pandemi COVID-19, melalui skema Bantuan Pembelajaran Daring Pesantren.

Dalam juknis juga disebutkan, pemanfaatan BPD Pesantren dapat digunakan untuk membiayai komponen-komponen pendukung pelaksanaan pembelajaran daring seperti paket data internet, kabel, clip on mic, mic, lampu sorot, dan kebutuhan lainnya yang relevan.

Berita Lainnya

Seksi PD Pontren Kemenag Pandeglang Study Banding ke Lampung Tengah

Pandeglang (Inmas) – Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesanten (PD Pontren) Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang …