free geoip LPTQ Kabupaten Pandeglang Gagas Mushaf Al-Qur’an Khas Pandeglang | Website Kantor Kementerian Agama Kab. Pandeglang
Jumat, 17 September 2021
INFO TERKINI
Konsep desain Mushaf Al-qur'an Khas Pandeglang.

LPTQ Kabupaten Pandeglang Gagas Mushaf Al-Qur’an Khas Pandeglang

Pandeglang – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Pandeglang menggagas pembuatan Mushaf Al-Qur’an dengan ciri khas Pandeglang. Untuk mewujudkan hal tersebut LPTQ Kabupaten Pandeglang telah menggandeng H. Ahmad Tholabi Kharlie, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Jakarta sebagai Ketua Tim Konsultan dan Aris Kurniawan sebagai Ketua Tim Desain untuk mewujudkan pembuatan mushaf tersebut.

Pemaparan desain Mushaf Al-Qur’an khas Pandeglang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Kamis (12/08/2021). Pemaparan dilakukan secara bergantian oleh Tim Konsultan dan Tim Desain, diikuti oleh Ketua Umum, Ketua Harian, Sekretaris Umum dan pengurus LPTQ Kabupaten Pandeglang lainnya.

Dalam pemaparannya, H. Ahmad Tholabi Kharlie, sangat mengapresiasi keinginan LPTQ Kabupaten Pandeglang memiliki mushaf berciri khas Pandeglang. “Belum banyak kabupaten dan Kota di Indonesia yang memiliki mushaf primordial. Provinsi aja belum semua (memiliki), apalagi kabupaten kota,” papar H. Tholabi yang juga Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten.

Lebih jauh H. Tholabi memaparkan, Mushaf Pandeglang nantinya akan memiliki 604 halaman dengan 12 halaman tambahan. Tulisan yang digunakan berupa Khat Naskhi yang merupakan wakaf dari pemerintah Arab Saudi yang telah distandarkan. Mushaf juga nantinya akan menggunakan desain iluminasi yang mencerminkan sejumlah identitas Kabupaten Pandeglang klasik dan modern. “Desain iluminasinya berasal dari artefak, gerabah, momolo masjid, ditambah dengan model-moden batik yang beredar saat ini,” papar H. Tholabi.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Pandeglang Pery Hasanudin, menjelaskan, ide diluncurkannya Mushaf Al-Qur’an khas Pandeglang atas dasar hasil survey LPTQ Provinsi Banten yang memotret masih tingginya angka belum dapat membaca Al-qur’an di Banten. “Dari survey LPTQ Banten didapat fakta bahwa 12,4% warga Banten belum dapat membaca Al-qur’an, dan yang sudah bisa membaca Al-qur’an sebanyak 88,6% , masih ada sebanyak 26,19% yang membacanya belum baik,” ungkapnya.

Atas dasar itulah, jelas Pery, LPTQ Kabupaten Pandeglang terus mendorong upaya membumikan Al-Qur’an dengan berbagai program. “Langkah-langkah yang telah kami lakukan adalah dengan melaksanakan pembinaan dan pengkaderan ahli-ahli Al-qur’an, dan untuk melengkapinya maka sekarang kami berencana akan meluncurkan Mushaf Al-Qur’an khas Pandeglang,” jelasnya.

Dengan digagasnya pembuatan Mushaf Al-Qur’an Khas Pandeglang, lanjut Pery, menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam membangun bidang keagamaan. “Ini menjadi bukti keberpihakan Pemerintah Kabupaten Pandeglang terhadap pembangunan di bidang keagamaan, sekaligus menjaga marwah Kabupaten Pandeglang dengan julukannya sebagai Kota Sejuta Santri dan Seribu Ulama,” tutupnya.

Berita Lainnya

Radintap KUA se-Kabupaten Pandeglang Bahas Persiapan Idul Adha 1442 H.

Pandeglang (Humas) – Rapat dinas tetap (Radintap) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kabupaten Pandeglang difokuskan …