Rabu, 29 Juli 2026
spot_img
BerandaBeritaMLC 2026 Resmi Bergulir, Kemenag Pandeglang Beri Dukungan Penuh Penguatan Prestasi dan...

MLC 2026 Resmi Bergulir, Kemenag Pandeglang Beri Dukungan Penuh Penguatan Prestasi dan Karakter Madrasah

Serang (Kemenag Pandeglang) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang turut berpartisipasi dalam pembukaan Madrasah Light Competition (MLC) Provinsi Banten Tahun 2026 yang digelar di Kota Serang, Senin (27/7/2026). Mengusung tema Gaskeun (Generasi Aktif, Sportif, Kreatif, Eksploratif untuk Negeri), kegiatan ini menjadi ajang pengembangan potensi, kreativitas, serta karakter peserta didik madrasah se-Provinsi Banten.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kasubdit Kesiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Solla Taufik, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Banten, jajaran Forkopimda Provinsi Banten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Dr. H. Amrullah, M.Si., para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Banten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, serta unsur organisasi Islam dan kemasyarakatan.

Dari Kabupaten Pandeglang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang H. Lukmanul Hakim, S.Ag., M.Si beserta jajarannya hadir bersama jajaran Seksi Pendidikan Madrasah untuk memberikan dukungan kepada para kontingen Madrasah Kabupaten Pandeglang yang mengikuti berbagai cabang perlombaan.

Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan beragam penampilan seni dan budaya dari peserta didik madrasah, di antaranya kreativitas siswa RA IGRA Provinsi Banten, paduan suara MAN 2 Kota Serang, Tari Saman MTs dan MA Subulussalam, serta penampilan Rampak Bedug dari MAN 1 Pandeglang yang berhasil memukau para tamu undangan.


Ketua Panitia MLC Provinsi Banten, Lia Amalia, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 1.352 peserta beserta official dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Sebanyak sepuluh cabang lomba dipertandingkan, meliputi Futsal, Senam, Tenis Meja, Cerdas Tahfidz Al-Qur’an, Pidato Tiga Bahasa, Marawis, Paduan Suara, Mewarnai hingga Expo Madrasah.

Kasubdit Kesiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Solla Taufik, menegaskan bahwa Madrasah Light Competition (MLC) menjadi bagian penting dalam upaya Kementerian Agama mengembangkan potensi peserta didik madrasah secara berkelanjutan. Menurutnya, ajang ini bukan hanya ruang untuk berkompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta pencarian talenta-talenta terbaik yang nantinya dipersiapkan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Solla menyampaikan bahwa saat ini madrasah membina lebih dari 10,3 juta peserta didik yang diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, peduli terhadap lingkungan sosial, serta mampu menghadapi tantangan global.

Ia menjelaskan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda. Oleh karena itu, madrasah harus mampu menghadirkan ruang yang memberi kesempatan kepada seluruh peserta didik untuk berkembang sesuai bakat dan minatnya, baik di bidang seni, olahraga, riset, teknologi, kepemimpinan, maupun kewirausahaan.

Kompetisi ini hendaknya menjadi proses pembelajaran. Prestasi memang penting, tetapi yang lebih utama adalah tumbuhnya budaya belajar, budaya berprestasi, dan karakter yang kuat pada diri setiap peserta didik,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta, Solla berpesan agar menjadikan MLC sebagai pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas persaudaraan antarmadrasah. Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, disiplin, dan rasa saling menghargai selama mengikuti perlombaan.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Dr. H. Amrullah, M.Ag., memberikan apresiasi kepada seluruh insan madrasah yang berhasil menghadirkan inovasi melalui penyelenggaraan Madrasah Light Competition (MLC). Menurutnya, ajang yang lahir dari gagasan insan madrasah ini menjadi wadah pembinaan peserta didik yang memadukan olahraga, seni, dan penguatan karakter dalam satu kompetisi.

Amrullah menjelaskan, MLC memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan kompetisi sejenis. Selain menghadirkan berbagai cabang olahraga dan seni, MLC juga memperkenalkan kategori Cerdas Tahfidz Al-Qur’an yang tidak hanya menguji kemampuan menghafal ayat, tetapi juga pemahaman terhadap maknanya.

Kami berharap MLC mampu melahirkan generasi madrasah yang sehat jasmani dan rohani, kuat secara intelektual, spiritual, maupun emosional. Kompetisi ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan potensi terbaiknya sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi madrasah dalam pembinaan talenta,” ujar Amrullah.

Ia menambahkan, lahirnya MLC merupakan bukti bahwa insan madrasah di Provinsi Banten terus berinovasi dalam menghadirkan pembinaan peserta didik yang relevan dengan perkembangan zaman. Ke depan, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan talenta peserta didik madrasah.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, S.Ag., M.Si., berharap keikutsertaan kontingen madrasah Kabupaten Pandeglang pada MLC 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi, kreativitas, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.

Melalui Madrasah Light Competition 2026, diharapkan lahir generasi madrasah yang unggul, berkarakter, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten di tingkat yang lebih tinggi.

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA