Pandeglang (Inmas) – Bupati Pandeglang Irna Narulita secara resmi membuka gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII tingkat Kabupaten Pandeglang, Senin malam (07/10/2019) di lapangan Kadudampit, Kecamatan Saketi Pandeglang. Warga Kecamatan Saketi tampak antusias menghadiri pembukaan event tahunan yang diselenggarakan di wilayah mereka.
Terlebih dalam acara pembukaan ini panitia menghadirkan Qori Internasional Salman Amrillah yang baru saja mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih gelar qari terbaik di ajang MTQ Internasional di Teheran, Iran, pertengahan April 2019 lalu. Salman, qari kelahiran Ciwidey, Jawa Barat, melalui suara merdu dan nafasnya yang panjang telah memukau para hadirin yang tumpah-ruah menghadiri acara pembukaan.
Selain Bupati Pandeglang, hadir dalam acara pembukaan itu Ketua LPTQ Provinsi Banten, Wakil Bupati Tanto Warsono Arban, Kapolres Pandeglang, Dandim 0601, Kajari Pandeglang, Ketua LPTQ Kabupaten Pandeglang, Ketua MUI Pandeglang, Kepala Kemenag Pandeglang, dan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, termasuk para camat dan kepala desa.
Bupati Pandeglang Irna Narulita sebelum membuka MTQ XXXVII, melantik dan mengambil sumpah dewan hakim dan panitera MTQ agar menjalankan tugas dan bekerja secara profesional dan transparan untuk dapat menghasilkan qori-qoriah yang terbaik sehingga bisa membawa nama baik daerah ke tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.
“Kita berharap dalam MTQ Tingkat Kabupaten Pandeglang ini bisa melahirkan para kafilah yang terbaik untuk meraih sukses di tingkat provinsi minimal peringkat ke tiga besar di Kota Tangerang Selatan tahun depan. Saya berharap para hakim bekerja dengan profesional dan transparan,” kata Irna.
Hikmah paling besar dari penyelenggaraan MTQ, lanjut Bupati Irna, masyarakat Pandeglang dapat senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dengan menggalakkan program maghrib mengaji. Bupati juga telah menginstruksikan seluruh aparaturnya untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Agung Arrohman.
Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Banten Prof. Syibli Sarjaya mengapresiasi penyelenggaraan MTQ yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap kecamatan. “Dengan dilaksanakan di kecamatan, masyarakat setempat bisa berinteraksi dan makin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus bersilaturrahmi dengan para alim ulama dan dewan hakim,” ujar Prof. Syibli seraya berpesan agar warga Saketi menjaga kemeriahan MTQ tidak hanya di pembukaannya saja melainkan diteruskan ke setiap majelis musabaqah, mulai hari Senin sampai Rabu, 7-9 Oktober 2019.


