Minggu, 24 Mei 2026
spot_img
BerandaBeritaDiguyur Hujan, Upacara HAB ke-80 Kemenag Pandeglang Tetap Khidmat dan Penuh Makna

Diguyur Hujan, Upacara HAB ke-80 Kemenag Pandeglang Tetap Khidmat dan Penuh Makna

Pandeglang, Kemenag — Hujan yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan semangat keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang dalam mengikuti Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Sabtu (3/1/2026). Upacara tetap berlangsung khidmat di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang.

Bupati Pandeglang, Hj. R. Dewi Setiani, S.Sos., M.A., hadir dan bertindak sebagai pembina upacara. Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, serta jajaran ASN Kemenag, Bupati Dewi tetap memimpin upacara hingga selesai meski diguyur hujan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dewi Setiani membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dalam rangka peringatan HAB ke-80 yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”


Dalam amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk bersyukur atas perjalanan panjang Kemenag yang telah memasuki usia 80 tahun. Selama delapan dekade, Kementerian Agama dinilai terus hadir dan berperan strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menghadapi tantangan zaman, serta beradaptasi dengan dinamika perubahan.

Tema HAB ke-80 menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang lahir dari sinergi dan kolaborasi di tengah perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial. Kerukunan menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan bangsa.


Sejak awal berdirinya, Kementerian Agama hadir sebagai kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk. Kemenag tidak hanya membina kehidupan keagamaan yang damai, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera.

Memasuki usia delapan dekade, peran Kementerian Agama semakin luas dan krusial, mencakup peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama berbasis nilai kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.


Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah membangun fondasi “Kemenag Berdampak” melalui transformasi digital layanan keagamaan, penguatan ekonomi berbasis pesantren dan lembaga keagamaan, serta peningkatan mutu madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan. Berbagai program tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan era digital dan perkembangan Artificial Intelligence (AI), Menteri Agama menekankan pentingnya kesiapan aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama agar adaptif, inovatif, dan responsif. ASN Kemenag diharapkan mampu mengisi ruang digital dengan konten keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan, serta berlandaskan nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan pengabdian yang berdampak, serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan demi terwujudnya Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-80 juga diisi dengan berbagai kegiatan apresiatif dan sosial. Kegiatan tersebut meliputi pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi dan purnabakti, penyaluran donasi kepada Yonif 320 Badak Putih yang mendapat penugasan ke Papua, serta pemberian apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi tingkat MI, MTs, dan MA di lingkungan Kemenag Kabupaten Pandeglang.

Selain itu, Kemenag Kabupaten Pandeglang turut menyalurkan donasi kepada guru Madrasah Diniyah Takmiliyah serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.


Upacara peringatan HAB ke-80 ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang Farid Muhajirin, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat beserta jajaran, Wakapolres Pandeglang Kompol Asep Jamaludin, unsur Forkopimcam dan Danramil Pandeglang, serta tokoh ulama dan tokoh masyarakat.

Peringatan HAB ke-80 menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat kerukunan umat, dan menghadirkan Kemenag yang semakin berdampak bagi masyarakat.

 

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA