Pandeglang (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, bersama jajaran eselon IV dan keluarga besar Kemenag Kabupaten Pandeglang mengikuti kegiatan Istighotsah dan Launching Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Masjid Agung Ar-Rahman Pandeglang, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” ini dihadiri oleh Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani, Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono, ulama karismatik Banten Abuya Muhtadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Daerah (Asda) I, organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pandeglang, serta para santriwan, santriwati, dan unsur masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan istighotsah yang dipimpin oleh ulama karismatik Banten, Abuya Muhtadi. Doa bersama ini menjadi momentum untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bangsa Indonesia, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026.
Setelah istighotsah, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi launching Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang ditandai dengan pelepasan 12 burung merpati. Pelepasan tersebut memiliki makna simbolis yang merepresentasikan peringatan Hari Santri Nasional ke-12 pada tahun ini. Prosesi ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan yang diikuti oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, kalangan pesantren, dan masyarakat.
Ketua Panitia, M. Muamar, S.H., M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan istighotsah dan launching Hari Santri Nasional. Dukungan dan partisipasi berbagai unsur dinilai penting dalam menyukseskan kegiatan serta memperkuat kebersamaan dalam memperingati Hari Santri.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang peran dan kontribusi santri dalam perjalanan bangsa Indonesia. Santri tidak hanya berperan dalam memperdalam ilmu agama dan menjaga tradisi keislaman, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam kehidupan sosial, pendidikan, serta pembangunan masyarakat.
Tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” mengandung pesan tentang pentingnya mempersiapkan generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Dengan bekal nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, santri diharapkan dapat mengambil peran dalam menjaga persatuan serta mendukung kemajuan bangsa.
Keikutsertaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang bersama jajaran dan keluarga besar Kemenag merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kehidupan keagamaan serta sinergi antara pemerintah, ulama, pesantren, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus terjalin dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Melalui kegiatan istighotsah dan launching Hari Santri Nasional Tahun 2026 ini, semangat kebersamaan, keimanan, dan pengabdian diharapkan semakin menguat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, merawat persatuan, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.


