SERANG – Kepala Kantor Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dalam pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara 2026. Acara berskala nasional yang mempertemukan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia ini secara resmi diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, pada Rabu (15/07/2026).
Pada tahun ini, KKN Nusantara mengusung tema besar yang sangat relevan dengan tantangan ekologis global: “Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi, Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam.”
Dalam pengarahannya di hadapan mahasiswa peserta KKN, Menteri Agama menekankan pentingnya menjaga integritas, moralitas, dan kesabaran selama berinteraksi langsung dengan masyarakat di lapangan. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan pengabdian sangat ditentukan oleh sikap laku para mahasiswa.
“Sebagai representasi akademisi keagamaan, mahasiswa dan alumni UIN harus mampu menempatkan diri pada posisi yang tepat di tengah masyarakat. Jagalah tutur kata agar selalu baik dan santun, serta berpakaianlah secara wajar dan sopan sesuai dengan nilai-nilai yang kita junjung. Perlu diingat, KKN ini tidak akan berjalan sukses tanpa adanya kesabaran. Kalian semua harus memegang teguh prinsip ISTIQAMAH, yang di dalamnya melekat nilai-nilai Ikhlas, Sabar, ketawaduan (tawadhu), kebaikan (ihsan), kepasrahan yang bersyukur (qana’ah), akhlak yang mulia, menjaga kehormatan diri (muru’ah), serta menghidupkan rasa malu (al-haya’) dalam setiap tindakan.” Ungkapnya
Kakanwil Kemenag Banten, Amrullah, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UIN SMH Banten yang telah dipercaya menjadi tuan rumah gelaran nasional yang sangat strategis ini. “Kami sangat bersyukur dan bangga UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sukses menjadi tuan rumah KKN Nusantara 2026. Kehadiran Bapak Menteri Agama hari ini memberikan suntikan motivasi yang luar biasa bagi kita semua. Kami berharap para peserta KKN mampu menyerap dan mengimplementasikan nilai-nilai ‘Istiqamah’ yang telah diarahkan oleh Bapak Menteri. Ini adalah momentum penting bagi mahasiswa untuk membumikan konsep ekoteologi, merawat tradisi lokal yang sarat nilai positif, sekaligus memperkuat iman dan menjaga kelestarian lingkungan di tempat mereka mengabdi.” Ucapnya.
Penyelenggaraan KKN Nusantara 2026 oleh UIN SMH Banten ini diharapkan menjadi tonggak gerakan peduli lingkungan berbasis keagamaan di Indonesia. Selama masa pengabdian, para mahasiswa dari berbagai wilayah nusantara akan berkolaborasi merumuskan solusi atas isu-isu lingkungan lokal melalui pendekatan keagamaan yang moderat dan inklusif.
Untuk diketahui KKN Nusantara akan dilaksanakan di wilayah Lebak tepatnya di Masyarakat adat Baduy.


