Rabu, 21 Oktober 2026
spot_img
BerandaBeritaKemenag Pandeglang Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Kemenag Pandeglang Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Pandeglang (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang mendorong penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIN 1 Pandeglang, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 42 peserta dan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim. Turut hadir Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, H. Mumuh Muhaemin, serta Kepala MIN 1 Pandeglang, Aen.

Pelatihan mengangkat materi Konsep Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua, dengan narasumber Ahmad Yani dan Budiarjo dari Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kemenag Pandeglang.

Dalam arahannya, H. Lukmanul Hakim menekankan pentingnya pengelolaan madrasah, termasuk kepastian legalitas tanah dan kelengkapan dokumen sebagai bagian dari keberlangsungan izin operasional madrasah. Ia mengimbau pengelola madrasah agar segera menyelesaikan persoalan administrasi dan legalitas aset yang belum tuntas.

Selain itu, ia mendorong setiap madrasah untuk mengembangkan program unggulan dan inovasi sesuai potensi masing-masing. Menurutnya, kualitas madrasah tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah peserta didik, tetapi juga oleh mutu pendidikan dan prestasi yang dihasilkan.

“Jangan berkecil hati dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Setiap madrasah harus memiliki keunggulan dan inovasi agar dapat dikenal masyarakat. Dengan keikhlasan dalam mendidik, insyaallah anak-anak kita dapat meraih kesuksesan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Pandeglang, Aen, menyampaikan apresiasi kepada para pengawas yang telah mendorong terselenggaranya pembinaan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperkuat pemahaman dan berbagi pengalaman dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta, mengingat sejumlah madrasah telah mulai melaksanakannya.

Di sela kegiatan pelatihan, MIN 1 Pandeglang juga menerima kunjungan perpustakaan keliling yang dikoordinasikan oleh pihak kecamatan. Kehadiran layanan perpustakaan keliling tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk membaca dan mengenal beragam buku baru secara langsung di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, turut berinteraksi dengan para siswa yang tengah membaca buku. Anak-anak tampak antusias menikmati berbagai bacaan yang tersedia. Momen tersebut menjadi gambaran semangat belajar siswa sekaligus pentingnya menghadirkan akses bacaan yang menarik untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.

Kegiatan literasi ini juga selaras dengan nilai Cinta Ilmu dalam Kurikulum Berbasis Cinta, yang mendorong peserta didik untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa ingin tahu. Melalui pengalaman membaca yang menyenangkan, madrasah diharapkan dapat membangun lingkungan belajar yang mendukung perkembangan pengetahuan dan karakter anak.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai Panca Cinta, yaitu lima nilai dasar yang menjadi landasan Kurikulum Berbasis Cinta: cinta Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.

Kelima nilai tersebut diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran dan budaya madrasah, sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Pandeglang berharap para pendidik semakin siap menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara kreatif dan berkelanjutan demi mewujudkan pendidikan madrasah yang bermutu, humanis, dan berkarakter.

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA