Rabu, 4 November 2026
spot_img
BerandaBeritaKemenag Pandeglang Dukung Penguatan Organisasi Guru Madrasah, Pengurus PGM Indonesia Periode 2026-2031...

Kemenag Pandeglang Dukung Penguatan Organisasi Guru Madrasah, Pengurus PGM Indonesia Periode 2026-2031 Dilantik

Pandeglang (Kemenag) – Komitmen memperkuat peran guru madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan terus didorong melalui sinergi antara Kementerian Agama dan organisasi profesi. Salah satunya melalui pelantikan Pengurus Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Pandeglang periode 2026–2031 yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Senin (2/11/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, Kasubbag Tata Usaha H. Jamaludin, Ketua PGM Indonesia Provinsi Banten, Dr. H. Mashudi, jajaran pengurus PGM, serta para guru madrasah. Kepala Kantor Kemenag Pandeglang H.Lukmanul Hakim secara resmi membuka kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi profesi guru madrasah.

“Kami menyambut baik terbentuknya kepengurusan PGM Indonesia Kabupaten Pandeglang. Kami berharap organisasi ini dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menyatukan visi, serta memperjuangkan peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru madrasah. PGM juga diharapkan dapat bersinergi dengan Kementerian Agama dalam mendukung program-program pendidikan madrasah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat,” ujar H. Lukmanul Hakim.

Beliau juga menegaskan “Guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia. Karena itu, melalui organisasi ini, mari kita bangun semangat kolaborasi dan terus berinovasi dalam memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik.”

Ketua Panitia, Hj. Reni Suwenti, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mengukuhkan kepengurusan sekaligus merumuskan langkah organisasi ke depan. Ia menjelaskan, jumlah pengurus yang direncanakan sebanyak 99 orang terinspirasi dari Asmaul Husna. Namun, antusiasme peserta yang hadir melampaui jumlah tersebut.

“Pelantikan ini bukan hanya sebatas pengukuhan kepengurusan, tetapi menjadi awal untuk menyatukan langkah dan menyusun program kerja yang dapat memberikan manfaat bagi guru madrasah. Kami berharap PGM menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menyampaikan aspirasi, serta mendorong peningkatan kompetensi, kesejahteraan, dan perlindungan profesi guru,” ungkapnya.

Ketua PGM Indonesia Kabupaten Pandeglang periode 2026–2031, H. Mumuh Muhaemin, menyampaikan bahwa PGM harus tumbuh sebagai organisasi yang mandiri dan mampu merangkul seluruh guru madrasah. Menurutnya, organisasi tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga ruang bersama untuk membangun komunikasi dan memperjuangkan kepentingan guru.

“PGM harus menjadi rumah besar bagi seluruh guru madrasah. Organisasi ini harus mampu menjadi wadah komunikasi, tempat menyampaikan aspirasi, serta ruang untuk bersama-sama memperjuangkan dan meningkatkan kapasitas maupun profesionalisme guru madrasah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGM Indonesia Provinsi Banten, H. Mashudi, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang beserta jajaran atas dukungan dan fasilitas yang telah diberikan sehingga PGM Indonesia dapat terbentuk dan berkembang di Kabupaten Pandeglang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang beserta jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap keberadaan PGM Indonesia. Harapannya, PGM dapat terus berkembang sebagai organisasi yang mandiri, tidak berafiliasi dengan partai politik, serta menjadi wadah bagi guru madrasah untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan peningkatan profesionalisme, perlindungan, serta kesejahteraan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran organisasi profesi dalam memperkuat posisi guru, sebagaimana semangat yang terkandung dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Karena itu, PGM diharapkan mampu menjalankan peran organisasi secara konsisten dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan madrasah.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal PGM Indonesia Provinsi Banten, Momon Andriwinata , kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus oleh Ketua PGM Indonesia Provinsi Banten.

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja untuk menyusun program prioritas kepengurusan periode 2026–2031. Beberapa agenda yang menjadi perhatian meliputi penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan, peningkatan profesionalisme guru, advokasi kesejahteraan dan perlindungan profesi, pengembangan inovasi pembelajaran, serta perluasan kerja sama dengan Kementerian Agama, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kepengurusan yang baru, PGM Indonesia Kabupaten Pandeglang diharapkan semakin aktif menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam memperjuangkan kepentingan guru sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kemenag Kabupaten Pandeglang, H. Akhmad Muzani, dilanjutkan dengan foto bersama dan pelaksanaan rapat kerja.

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA