Pandeglang (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang H. Endang didaulat memimpin do’a dalam upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Alun-alun Pandeglang, Sabtu (17/08/2019).
Dalam lantunan do’a yang berlangsung kira-kira 5 menit tersebut, Kepala Kemenag merangkum permohonan dikuatkannya ikatan persatuan, persaudaraan dan silaturrahmi antar sesama anak bangsa, sebagai bekal mengisi kemerdekaan.
“Ya Allah, Tuhan Yang Maha Menguatkan – Kuatkanlah ikatan antarkami agar saling menyemai kedamaian – Saling menjaga kerukunan, saling menyokong kemajuan – Eratkanlah tali silaturahmi antarkami agar saling merawat persaudaraan – Sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.”
Di bagian lain do’anya Kepala Kemenag juga memohon agar persatuan seluruh anak bangsa makin dikuatkan dengan cinta. “Ya Allah, Tuhan Penebar Cinta – Satukanlah pikiran, perasaan, dan hati seluruh anak bangsa ini dengan ikatan cinta – Cinta para pemimpin kepada segenap rakyatnya – Cinta segenap rakyat kepada para pemimpinnya – Cinta sesama saudara sebangsa – Cinta sesama umat manusia.”
Upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Pandeglang dipimpin langsung oleh Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya Hj. Irna antara lain menyatakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menjadi pondasi bangsa yang akan menentukan kemajuan dalam segala hal dalam mengisi kemerdekaan.
“Kemerdekaan saat ini merupakan hasil perjalanan panjang perjuangan para perintis kemerdekaan. Sebagai generasi penerus bangsa maka generasi masa kini dapat menghormati kemerdekaan di antaranya dengan meningkatkan kualitas diri, karena SDM akan menjadi pondasi bangsa,” kata Hj. Irna dalam sambutannya.
Menurut Bupati, tema HUT Kemerdekaan kali ini “SDM Unggul, Indonesia Maju” sejalan dengan berbagai program yang dicanangkan Pemkab Pandeglang dalam membangun SDM ke depan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendorong kemajuan bangsa. “Untuk menciptakan SDM berkualitas dimulai dari dalam kandungan, oleh sebab itu tingkat kesehatan dan pendidikan menjadi perhatian pemerintah. Saat ini di Pandeglang sudah terbangun 599 unit sarana dan prasarana kesehatan,” jelasnya.
Sejalan dengan kebijakan pusat, maka pada masa jabatan duet Irna dan Tanto yang tersisa kurang lebih setahun lagi, sudah menargetkan beberapa program prioritas. “Prioritas yang harus dilaksanakan kami sebut permasalahan lintas sektor yang isinya 5 prioritas yaitu penanggulangan kemiskinan, pencegahan stunting, terwujudnya mall pelayanan publik, terwujudnya wisata semesta dan peningkatan inovasi desa,” ungkapnya.


