Minggu, 24 Mei 2026
spot_img
BerandaKemenag PandeglangRibuan Siswa MTs di Pandeglang Fokus Ikuti UAMBN-BK di Tengah Isu Corona

Ribuan Siswa MTs di Pandeglang Fokus Ikuti UAMBN-BK di Tengah Isu Corona

Pandeglang (Humas Pandeglang) – Di tengah makin meluasnya penyebaran virus Corona (COVID-19), siswa kelas 9 Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Pandeglang tetap mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK). Ujian dilaksanakan selama 3 hari, yaitu Senin-Rabu, 16-18 Maret 2020.

Berdasarkan data dari Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang, ujian diikuti oleh 9.365 siswa, terdiri dari laki-laki 4.550 orang dan perempuan 4.815 orang. Ujian diselenggarakan oleh 205 madrasah yang dikoordinir oleh 9 Kelompok Kerja Madrasah (KKM).

Meskipun dilaksanakan di tengah berbagai isu tentang virus Corona, para siswa tetap fokus mengerjakan soal-soal ujian, sebagaimana terlihat di MTsN 3 Pandeglang, Kecamatan Cibaliung. “Para peserta tampak tenang-tenang saja. Tidak terlihat raut wajah yang khawatir akan Corona. Para siswa terlihat serius mengerjakan soal-soal ujian,” jelas H. Eman Sulaiman, Kepala MTsN 3 Pandeglang saat dihubungi Senin (16/03/2020).

Menurut H. Eman, UMABN-BK di MTsN 3 Pandeglang diikuti oleh 201 peserta terdiri dari 90 siswa dan 111 siswi. Ujian menggunakan 3 ruang yang masing-masing diatur menjadi 3 sesi. “Alhamdulillah sejauh ini berjalan aman, tertib dan lancar, hanya ada sedikit kendala pada pengiriman hasil yang progresnya lambat,” jelasnya lagi.

Hal yang sama juga dijumpai di MTsN 4 Pandeglang Kecamatan Munjul. “Anak-anak biasa saja, mungkin karena tidak banyak yang tahu tentang Covid-19. Tapi pagi-pagi pada saat pengarahan mereka sudah dihimbau agar langsung pulang ke rumah setelah ujian selesai,” ungkap Hj. Neng Eulis, Kepala MTsN 4 Pandeglang, melalui pesan WhatApp, Senin (16/03/2020).

Di MTsN 4 Pandeglang, jelas Eulis, ujian diikuti oleh 272 peserta dari 4 madrasah, yaitu MTsN 4 Pandeglang 185 orang, MTsN 7 Pandeglang 69 orang, MTs Miftahunnajah 13 orang dan MTs Al- Kautsar 5 orang. “Alhamdulillah sampai saat ini lancar dan tidak ada kendala. Mudah-mudahan seterusnya tetap lancar,” harapnya

Saat anak-anak terlihat tenang-tenang saja, justeru orang tua mereka yang merasa khawatir, sebagaimana dijelaskan Yayan Dimyati, Kepala MTs Darussa’adah yang juga Ketua KKM 8 Pandeglang. Awalnya banyak orang tua siswa yang khawatir, tapi setelah dijelaskan sebelum ujian dimulai, alhamdulillah rasa khawatir mereka sedkit berkurang dan ujian bisa dilaksanakan dengan lancar,” jelas Yayan.

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA