Minggu, 24 Mei 2026
spot_img
BerandaBimas IslamBupati Pandeglang Serahkan Insentif 339 Hafidz Al-Quran

Bupati Pandeglang Serahkan Insentif 339 Hafidz Al-Quran

Pandeglang (Humas) – Bupati Pandeglang Irna Narulita menyerahkan insentif bagi 338 hafidz Al-Qur’an se-Kabupaten Pandeglang di Aula Hotel S Rizki Pandeglang, Senin (24/08/2020). Penyerahan insentif ini dihadiri Asisten Daerah I H. Ramadani, Kabag Kesra H. Samsudin dan Ketua Harian LPTQ Kabupaten Pandeglang H. Abdul Ghaffar.

Sekretaris Umum pada Lembaga Pengembangan Tilawatil Alquran (LPTQ) Kabupaten Pandeglang H. Abdul Hadis Muntaha mengatakan, para hafidz penerima insentif tersebut merupakan peserta program satu desa satu hafidz Al-Qur’an yang telah dicanangkan oleh Bupati Irna pada awal tahun 2020 lalu.

Setiap hafidz, kata H. Hadis, diberikan insentif Rp. 100.000 Rupiah setiap bulan terhitung sejak Januari 2020 atau Rp. 1,2 juta setahun. Untuk tahap pertama, insentif yang diberikan untuk 6 bulan sebesar Rp. 600.000 per orang, sedangkan sisanya akan diberikan pada Desember mendatang.

Mengingat para hafidz ini tersebar di 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang, terang H. Hadis, penyerahan insentif tahap pertama akan dilakukan di 5 titik lokasi. Yaitu di Hotel S Rizki Pandeglang untuk 10 kecamatan terdekat, di Kecamatan Cibaliung, Bojong, Menes dan Sukaresmi.

Sementara itu, Sekretaris 1 LPTQ Kabupaten Pandeglang, Dindin Herdiansyah menjelaskan, satu desa satu hafidz merupakan program dari LPTQ. Seleksi untuk calon hafidz dilakukan pada akhir tahun 2019 oleh Ikatan Pendidik Alquran (IPQ) dan LPTQ. “Awalnya satu desa mengusulkan 3 calon, setelah diseleksi satu desa menjadi satu hafidz,” kata Dindin.

Sebelum menerima insentif, para hafidz ini terlebih dahulu diuji hafalannya oleh para penguji yang ditunjuk LPTQ. “Dalam agenda penyerahan insentif ini akan diagendakan evaluasi progres hafalan yang sudah dilakukan hafidz hingga bulan Agustus,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan, dengan terbentuknya satu desa satu hafidz akan menjadikan Pandeglang daerah yang selalu memegang teguh Al-Quran.  “Pekerjaan ini memang tidak mudah, saya harap tidak hanya pembina dan mentor saja yang berperan tapi semua orang tua diharapkan ikut mendukung mencetak generasi hafidz Al-Qur’an,” ungkapnya.

Menurut Irna, uang Rp. 1,2 juta untuk setiap calon hafidz selama satu tahun memang terbilang minim. Namun ia tetap berharap hal ini dapat memberikan semangat bagi para penghafal Al-Qur’an. “Anggaran ini tidak seberapa, harusnya lebih dari itu. Tapi itulah kemampuan kita untuk mendorong anak-anak menjadi penghafal Alquran,” tutupnya.

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA