Pandeglang (Humas Pandeglang) – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pandeglang melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Cianjur, Senin dan Selasa, 26-27 Oktober 2020. Kunjungan kerja diikuti oleh 24 orang, terdiri pengurus FKUB dan staf Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Pandeglang H. Entis Sutisna berangkat dari Pandeglang pukul 6 pagi dan tiba di Cianjur pukul 13.30. Rombongan disambut Ketua FKUB Kabupaten Cianjur H. Muchrodin dan beberapa pengurus. Bagi H. Muchrodin, pertemuan dengan FKUB Kabupaten Pandeglang ini terasa spesial karena pada tahun 80-an ia pernah menjabat Kepala Kemenag Kabupaten Pandeglang.
Ketua FKUB Kabupaten Pandeglang H. Entis Sutisna menjelaskan tujuan kunjungan tersebut untuk menyambungkan silaturrahmi dan mendapat penjelasan tentang kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Cianjur yang secara tipologi wilayah tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Pandeglang. Tujuan lainnya adalah membangun dialog untuk berbagi informasi dan pengalaman dalam mengelola kerukunan beragama.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Cianjur H. Muchrodin menjelaskan bahwa mayoritas penduduk Kabupaten Cianjur yang jumlahnya 2.138.465 jiwa memeluk Islam dengan prosentase 98,67 persen, Katolik 0,2 persen, Kristen 1 persen, Buddha 0,07 persen, Hindu 0,03 persen dan Konghucu 0,009 persen.
Paparan kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Cianjur selanjutnya disampaikan oleh KH. T. Djauharuddin yang menjabat Wakil Ketua I FKUB Kabupaten Cianjur, dilanjutkan oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Cianjur Dadang Ginanjar. Usai bersilaturrahmi dengan FKUB tuan rumah, rombongan FKUB Kabupaten Pandeglang melanjutkan perjalanan menuju tempat menginap di Hotel Palace untuk istirahat.
Usai beristirahat dan makam malam, selanjutnya peserta kunjungan kerja mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang menghindari konflik dan merawat kerukunan umat beragama dalam perspektif agama-agama di Aula Hotel Palace. Diskusi yang berlangsung hingga larut malam ini para tokoh agama mengemukakan perspektif mereka dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Pandeglang.


