Pandeglang (Humas) – Di tengah derasnya arus globalisasi yang melanda kehidupan manusia saat ini, lulusan pesantren memiliki peran strategis. Penguasaannya terhadap ilmu-ilmu keagamaan dan ilmu-ilmu lainnya, menjadi bekal penting bagi dirinya dalam menjalankan pengabdiannya di tengah masyarakat, bahkan dalam menghadapi persaingan global.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang H. Amin Hidayat saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara Haflatut Takharruj (Wisuda) Angkatan ke-27 Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Minggu (18/06/2023).
“Melihat peran yang strategis ini, saya mengajak semua pihak mendukung eksistensi dan pengembangan lembaga-lembaga pendidikan keagamaan, baik madrasah maupun pesantren,” tutur H. Amin.
Orasi yang disampaikan oleh Kepala Kemenag tersebut bertema “Peran Lulusan Pesantren di Era Global”. Orasi ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan lain seperti wisuda lulusan, wisuda tahfidz, kenaikan kelas, serta aneka atraksi kesenian santri.
Acara ini berlangsung secara meriah di komplek pesantren yang berlokasi di Desa Kadulimus Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang. Turut hadir di acara tersebut KH Rahmat Hidayat (salah satu pendiri Pesantren Darul Iman), H. Ahmad Hudori Aminudin (Ketua Yayasan Darul Iman Pandeglang), Dr KH Dede Permana, MA (Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman), dan ratusan hadirin lain yang terdiri dari dari para asatidz, para santri, para wali santri, para pejabat setempat serta masyarakat sekitar pesantren Darul Iman.
Sementara itu, Dr KH Dede Permana, MA, selaku pimpinan pondok menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki komitmen kuat dalam mencetak generasi yang unggul dan mampu bersaing di era global. “Selain pengetahuan keagamaan, kami juga membekali para santri dengan pengetahuan umum, kemampuan bahasa asing, praktikum computer dan internet, seni-budaya Islam, juga aneka keahlian praktis kemasyarakatan,” tuturnya.
Dede juga memaparkan sebaran alumni pesantrennya yang kini telah berkiprah dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam skala lokal, regional, bahkan nasional.


