Minggu, 24 Mei 2026
spot_img
BerandaKemenag PandeglangWorkshop Peningkatan Moderasi Beragama di Kampus STKIP Babunnajah Menes

Workshop Peningkatan Moderasi Beragama di Kampus STKIP Babunnajah Menes

Pandeglang (Humas Kemenag) – Kepala Kantor kemenag Kab. Pandeglang mendampingi Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI Drs. H. Amrullah, M.Si., membuka kegiatan Workshop “Peningkatan Moderasi Beragama di kampus STKIP Babunnajah Menes“. Pada kesempatan ini pula turut hadir Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Pandeglang dan guru-guru PAI se-Kabupaten Pandeglang, Ketua Yayasan Babunnajah, beserta rombongan dari kementerian Jakarta bahkan nanti juga di jadwalkan Stafsus Menteri Agama akan hadir menyampaikan materi Penguatan moderasi umat beragama pada guru-guru PAI.

Direktur Pendidikan Agama Islam menjadi narasumber tentang kebijakan moderasi beragama. Pada kesempatan ini pula Narsumber berharap setelah kegiatan ini guru-guru Pai di lingkungan kementerian agama kab Pandeglang dapat memahami dan dapat mengamalkan moderasi beragama dan menanggapi isu-isu negatif dan pentingnya tentang moderasi beragama.

Diharapkan Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang dapat menerapkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari terutama guru-guru PAI yang pada kesempatan kali ini menjadi sasaran dalam mensosialisasikan dan merealisasikan moderasi beragama agar ditanamkan kepada para peserta didik mereka. Supaya para peserta didik tahu dan paham mengenai moderasi beragama secara jelas agar tidak keliru dalam memahamai dan memakanainya. Disinilah point pentingnya bagi seluruh guru-guru PAI dan Kementerian Agama dalam moderasi beragama di lingkungan masyarakat sekitar. Bertepatan dengan moment yang besar di hari pahlawan tanggal 10 November 2022, ini diharapkan seluruh Keluarga Besar Kementerian Agama dapat meniru prilaku para pejuang dan pendiri bangsa terdahulu yang mampu menerapkan moderasi beragama. Jauh sebelum kita, mereka bisa bergandengan tangan tanpa melihat agama, suku, warna kulit, bahasa yang mereka tanamkan ialah semangat kebersamaan, semangat juang, persatuan dan kesatuan bersama merebut kemerdekaan. Dan tibalah pada waktunya kita sebagai generasi penerus para pahlawan kita, harus mencontoh dan meniru para pendiri bangsa kita dengan menerapkan moderasi beragama kita tanpa melihat warna kulit kita, agama, suku, bahasa dan lainnya yang kita lihat hanyalah persatuan dan kesatuan NKRI, itulah yang harus kita tanamkan dalam diri pribadi kita masing-masing. Kamis, 10 November 2022.

BERITA LAINNYA

KEPALA KANTOR

FLAYER UCAPAN

BACA JUGA